Ladies Yuk Bersihkan Rahim Setelah Haid,Cukup Minum Ramuan Ini Sebulan 2 x Begini ! Berikut Penjelasannya !!

Selepas ha!d, hendaknya wanita amalkan minuman yang dihasiklan dari air rebusan bahan-bahan alami. Tak mesti minum tiap hari, cukup di amalkan sebulan 2 kali.
Sebab semasa h4id, kita akan kehilangan darah. Masa inilah juga keluarnya mukus ataupun sel-sel yang sudah mati. Sebab itulah walaupun masih gadis, kita harus pelihaa rah!m agar senantiasa sehat dan mendapatkan siklus h4id yang lancar.

Bahan : 
-Jahe (sebesar ibu jari)
-Kunyit (sebesar ibu jari)
-Serai (2 btg)
-Daun Pandan (2 helai)
-Madu (sesuai selera)
-Air 3 gelas

Tambahan (jika perlu)

S-irih (2 helai) - utk masalah keputihan
-Manjakani (1 biji) - utk merapat miss v - (x sesuai utk anak dara)

Caranya:

Rebus semua bahan hingga menjadi 1 cangkir air minum hangat-hangat, hanya minum sebulan 2 x saja setelah datang bulan

Khasiatnya :

-Membersihkan rah!m selepas h4id
-Mengeluarkan angin dalam tubuh
-Memecahkan lemak-lemak di perut
-Mengurangkan masalah bau badan

Silakan share informasi bermanfaat ini kepada keluarga dan teman anda



Pengantin Cantik Ini Menghapus Makeup Saat Hendak Ijab Kabul, Tak Disangka Wudhunya Buat Semua Menangis..

Kisah ini terjadi di sebuah Kota bernama Abha, ibukota Provinsi Asir, Arab Saudi. Menurut beberapa sumber, kisah ini diceritakan dalam sebuah video oleh seseorang bernama Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad.

Dari kisah ini kita belajar bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Berikut kisahnya..

Anggun namanya, dan gaun pengantin warna putih membuatnya semakin anggun. Jilbab besar menjadi mahkotanya. Make-up tipis menghiasi wajah ayunya.

Hari itu ia begitu bahagia.“Allaahu akbar, Allaaahu akbar” adzan Isya’ berkumandang, menyadarkannya bahwa ia sudah tak punya wudhu.

“Bu, aku mau berwudhu dan shalat Isya’ dulu,” pamitnya dengan nada santun kepada ibunda. Ia memang terbiasa shalat di awal waktu

Pengantin Cantik Ini Nekat Hapus Makeup demi Wudhu, Tak Disangka Wudhunya Buat Semua Menangis

“Apa kamu sudah gila?

Para tamu sudah datang.

Jika engkau wudhu, bagaimana dengan make-up mu?

Semuanya akan terbasuh oleh air” jawab ibunya spontan.

Ia terkejut dengan permintaan anaknya.

“Aku harus salat, Bu.

Ibu sudah tahu kan, salat adalah perintah Allah yang tak bisa ditawar”

 “Iya, tapi kan bisa salatnya nanti saja setelah walimah selesai,” tukas sang ibu, “Aku ibumu. Demi Allah, jika engkau berwudhu sekarang, ibu akan marah”

“Demi Allah. Salat ini adalah perintah Allah. Ibu sendiri tahu bahwa kita tak boleh mentaati manusia untuk mendurhakai Allah. Aku takut dimarahi Allah”

“Tapi nanti bagaimana? Para tamu akan menertawakanmu karena engkau menemui mereka tanpa make-up. Engkau nanti tidak terlihat cantik”

“Ibu, jika ibu suka aku terlihat cantik di hadapan manusia, tidak sukakah ibu jika aku terlihat cantik di hadapan Allah?

Dengan berwudhu dan shalat di awal waktu, Allah akan mencintai kita, mempercantik kita, apapun omongan orang.”

Sang ibu tak bisa berbuat apa-apa lagi untuk mencegah putrinya itu untuk berwudhu.

Selesai berwudhu, pengantin itu masuk ke sebuah ruangan untuk menunaikan salat.

“Lama sekali salatnya,” sang ibu gusar. Sebagian tamu sudah menunggu sekian lama, tapi putrinya belum juga keluar dari ruang salatnya. Betapa terkejutnya sang ibu saat membuka ruangan itu

Putri tercintanya ternyata meninggal dalam kondisi sujud.Kita tak pernah tahu kapan Allah SWT akan mengambil nyawa kita.

Banyak yang meninggal saat usianya sudah tua. Tapi tidak sedikit pula yang meninggal  justru secara tiba-tiba.Beruntunglah orang-orang yang saat maut menjemputnya, ia sedang dalam keadaan beribadah kepada Allah SWT.

Atau sedang melakukan perbuatan baik dan amal shalih.

Pengantin wanita itu mengajarkan kita kalau apa yang ia lakukan adalah bentuk ketaatannya akan perintah Allah SWT.

Ia tak menunda salatnya. Ia lebih rela kehilangan make-up agar bisa berwudhu untuk salattepat waktu.

dan ketika bersujud saat salat, Allah SWT memanggilnya dalam keadaan yang sangat baik.

Kepergiannya mungkin berbalut duka bagi semua orang yang ditinggalkan

Tapi apa yang dilakukan wanita ini sudah membuatnya menghadap Allah SWT dalam keadaan sedang menjalankan perintahNya. (*)


Jadi Kuli Batu Asal Kekasih Bisa Kuliah! Pria Ini Diselingkuhi, Ternyata Balasan Ini Buat Wanita Menyesal !

Sungguh menyedihkan apa yang telah menimpa pria ini. Ia sudah berkorban jiwa dan raga demi pacarnya, malah balasan ini yang ia terima.
Meskipun ketika kekasihnya berkhianat, balasan telak ini tak terduga terjadi.
Begini kisahnya

Namanya Chen Hong, ketua kelas saya. Dia cantik, prestasi di sekolah sangat bagus.
Nada bicaranya halus dan lembut. Di dalam kelas kami duduk semeja.
Karena kegigihanku mengejarnya, akhirnya dia bersedia menjadi pacarku.
Setelah mengawali cinta yang naif, Chen Hong dengan tegas mengatakan kepadaku agar jangan sepanjang hari mencarinya, karena masih harus belajar.

Kita perlu saling mendukung dan membangkitkan semangat masing-masing, berusaha lulus dengan sebaik mungkin dan bisa diterima di universitas bergengsi.
Berbekal dengan tekad yang sama, kami pun berhasil melewatinya dengan hasil ujian yang manis.
Sayangnya, saya hanya diterima di akademi, sedangkan Chen Hong bisa masuk di universitas bergengsi.

Tapi kondisi ekonomi keluarganya tidak terlalu bagus, ditambah lagi dengan orangtuanya yang lebih mengutamakan anak laki-laki daripada perempuan.
Orangtuanya tidak bersedia membiayai kuliahnya, menyuruhnya tidak usah kuliah, langsung cari kerja saja.
Melihatnya selalu murung sepanjang hari, aku pun bilang kepadanya.
“Kamu kuliah saja, kan masih ada aku, aku juga tidak mau melanjutkan di akademi, jadi, aku akan cari kerja dan membiayai kuliahmu.”

Awalnya dia menolak, karena aku tetap bersikeras menyuruhnya kuliah, akhirnya ia pun kuliah di universitas bergengsi itu.
Sementara aku pun mengawali karier hidupku dengan bekerja di sebuah pabrik.
Demi membiayai kuliahnya, setiap bulan aku menyisakan uang untuk biaya hidupku sehari-hari, selebihnya aku serahkan kepadanya.

Singkat cerita, setelah empat tahun kemudian, pacarku pun menyelesaikan kuliahnya.
Selama empat tahun itu, karena ingin berhemat.
Aku pun jarang menemuinya. Kami bertemu pada saat hari raya nasional, sehari-hari kami hanya mengadakan kontak via telepon.

Tak lama setelah lulus dia akhirnya mendapat pekerjaan.
Suatu hari, aku ingin memberinya sebuah kejutan, lalu aku pun menunggunya di depan gerbang kantornya, dan saat akan meneleponnya.
Aku melihatnya berjalan keluar bersama denga rekan kerjanya, dan dia tampak terkejut ketika melihatku.

Melihat itu, rekan sekantornya bertanya siapa pria itu, “Oh, dia kakak sepupu saya di kampung,” katanya merespon pertanyaan rekannya.
Dadaku serasa sesak mendengar perpakataan itu, namun, dia mencoba menjelaskan kepada saya bahwa aturan perusahaan melarang karyawannya pacaran.
Semuanya akan normal kembali setelah nanti dia naik jabatan. Dan aku percaya saja dengan penjelasannya

Tak lama kemudian, aku bilang mau menikah, tapi dia meyakinkanku dengan alasan kariernya baru menanjak.
Kami memang pacaran jarak jauh, terpisah antar dua daerah.
Sampai suatu hari, ketika kita bertemu dia bilang bosan dengan pacaran jarak jauh, dan bilang akan menikah dengan seseorang.

Bukan main gembiranya aku mendengarnya, aku pikir akhirnya dia bersedia juga menikah denganku.
Tapi tak disangka, dia bilang sudah tidak mencintaiku lagi, dia ingin menikah dengan pria lain.
Sesaat aku terhenyak dan nyaris tak percaya mendengar apa yang dikatakan, namun, tanpa menoleh lagi dia pun pergi meninggalkan aku.

Temanku bilang, ada seorang pria tampan mengendarai mobil mewah sambil membawa kado bertandang ke rumahnya untuk tunangan.
Aku tidak rela, dan ke rumahnya, orangtuanya hanya tahu ada seseorang yang baik hati yang selalu membantunya, tapi tidak pernah tahu sosok orang baik hati ini adalah aku.
Lalu dengan tenang aku bilang aku adalah teman sekolahnya.

Ingin sekali menghadiri pernikahannya, mengucapkan selamat berbahagia dalam resepsi pernikahannya nanti, karena alasan sebagai teman sekolah inilah, aku pun mendapatkan waktu dan tempat pernikahannya.
Pada hari pernikahannya, aku melihatnya turun dari mobil pernikahan, ditanganku aku membawa sebuah buku catatan tentang biaya yang kukeluarkan selama bertahun-tahun untuk membiayai kuliah dan hidupnya sehari-hari ketika itu, dan sekarang aku ingin menagihnya.

Dia tampak panik dan bingung sekaligus malu setelah melihatku, melihat suasana itu, mempelai pria pun bertanya kepadanya, tapi dia hanya diam membisu.
Kemudian, ayahnya si mempelai pria menarikku menjauh dari sana.
Lalu memberikan uang kepadaku dan menyuruhku segera pergi, atau dia akan mengambil tindakan kalau aku tak mau pergi.

Aku pun pergi setelah menerima uang itu, meski pun sakit hati ini, tapi aku sadar semua itu sudah berlalu, dan aku merasa tidak pantas bersedih hati hanya untuk wanita seperti itu.
Hingga akhirnya dengan uang itu aku buat modal usaha. 
5 Tahun kemudian usahaku berhasil begitu pesat dan kini aku membuat beberapa usaha di kota. 

Hidupku berubah 180 derajat, akupun melanjutkan kuliah dan aku bersyukur aku menemukan wanita yang begitu cantik dan menerima ku. 
Suatu hari saat menuju kantor aku melihat seorang wanita yang kukenali, aku minta sopir untuk berhenti karena aku melihat Chen mantan ku dulu. 
Ia berjalan seperti kebingungan, menjinjing tas seperti menunggu angkutan umum. 

Memberanikan diri aku mendatanginya dan bertanya ada apa. Ia langsung pangling melihat perubahannku. 
Dia menangis dan menceritakan jika hidupnya tak bahagia, karena suaminya pemarah dan kini ia pergi karena dicerai. 

Melihat itu aku kasihan dan mengantarrnya kedesa tempat kedua orang tuanya. Dia sempat meminta maaf dan mengaku menyesal, tapi sayang sekarang aku sudah ada wanita lain yang begitu baik padaku.