
Seorang wanita baru berusia 22 tahun harus berhadapan dengan
hukum. Ia cantik dan beprestasi. Keluarganya adalah keluarga baik-baik dan tak
pernah melanggar hukum.
Namanya
Jordan Worth dan kekasihnya Alix Skeel, seorang pria yang juga berusia 22
tahun.
Jordan Worth
memutuskan tinggal bersama Alix Skeel di desa Stewartby, di Bedfordshire,
Inggris, melansir dari Mirror (17/4/2018).
Pasangan ini
sudah memulai hubungan di perguruan tinggi pada tahun 2012, sejak saat mereka
berusia 16 tahun.
Itu artinya mereka telah berpacaran sekitar 6 tahun.
Namun
kejanggalan yang disembunyikan pasangan ini mulai tercium orang lain.
Tetangga
mereka kerap mendengar suara aneh dari rumah pasangan itu.
Ada tetang
yang mendengar suara laki-laki berteriak dari tempat tinggal pasangan itu:
"Turunkan
aku. Lepaskan kepalaku. Jangan terus melakukan itu di kepalaku," seperti
itu teriakannya.
Lalu yang
lain melihat Jordan Worth di jendela dengan "bersenjata" obeng atau
palu.
Pengakuan
para tetangga pasangan Jordan Worth dan Alix Skeel ini terungkap di pengadilan.
Jordan Worth
telah dipenjara karena upayanya mencelakakan pasangannya, Alix Skeel.
Para tetangga
bersaksi atas kejadian aneh yang kerap mereka lihat.
Pernah Alix Skeel terlihat pada kesempatan matanya hitam dan
pincang dan dengan lengannya cidera.
Awalnya Alix
Skeel menutupi melihat bekas-bekas luka bakar di lengannya.
Pria itu
mengatakan pada orang lain kalau luka itu sebagai akibat dari diri sendiri.
Namun
Pengadilan telah mendengar semua kesaksian tetangga pada Juni tahun lalu.
Sebelumnya,
para tetangga menelepon polisi untuk memeriksa ke rumah pasangan itu pada
jam-jam awal setelah mendengar teriakan.
Crew ambulans
juga mencatat cedera di tangan Alix Skeel, luka bakar pada lengan dan kaki yang
sedang dirawat sendiri.
Ada lingkaran
di sekitar pergelangan kaki Alix Skeel, dan luka tangan yang berdarah.
Alix Skeel
dibawa ke unit klinis akut Bedford Hospital dan kemudian ke Rumah Sakit
Addenbrookes.
Jaksa mengatakan Alix Skeel mengalami luka bakar tingkat dua dan
tiga yang akan meninggalkan jaringan parut permanen.
Dia
melanjutkan: "Lima persen dari seluruh permukaan tubuh Alix Skeel tersiram
air panas."
Pengadilan
diberitahu bahwa Jordan Worth telah melempar air panas mendidih kepada
pasangannya.
Beberapa hari
kemudian Jordan Worth ditangkap.
Jordan Worth
dipenjara pada hari Jumat, Hakim Nic Madge mengatakan dia mem"bully"
pasangannya dan mengurung Alix Skeel untuk menghubungi keluarga dan teman-teman.
Hakim
mengatakan: "Wanita itu mengakui, pada sejumlah kesempatan di masa lalu,
menggunakan benda-benda tumpul dan alat untuk menyerangnya dan bahwa dia
menderita luka-luka sebagai akibat dari melakukannya."
"Dia menyiram menggunakan air mendidih atau air panas untuk
menyebabkan luka padanya."
"Dia
menerima bahwa dia di masa lalu menggunakan pisau untuk menyebabkan luka pada
pasangannya."
Alix Skeel
menderita hidrosefalus, yang disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam
tengkorak.
Pada akhirnya Alix Skeel mengakui segala perbuatan keji yang dilakukan pacarnya terhadap dirinya.
Alix Skeel
berjuang menahan air mata saat ia menggambarkan 'luka bakar terbuka',
kehilangan berat badan tiga stone dan takut kehilangan lengan dan kakinya
diamputasi setelah kekasihnya menyiramnya dengan air mendidih.
Jordan Worth
dipenjara selama tujuh setengah tahun pada hari Jumat, setelah mengakui
perilaku mengendalikan atau memaksa, melukai dengan niat dan menyebabkan luka
jasmani yang menyakitkan.
Dia
dipenjarakan di Luton Crown Court, di mana dia juga dilarang mengontak Alix
Skeel tanpa batas.
"Aku
pikir anggota tubuhku mungkin harus diamputasi, aku punya luka bakar
terbuka," kata Alix Skeel.
"Berat
badan saya turun tiga kali lipat. Saya turun dari 10 batu menjadi tujuh.
Mengerikan. Saya mengalami tiga tahun penganiayaan mental dan kemudian berubah
fisik."
Di depan
umum, Jordan Worth adalah calon guru.
Jordan Worth
secara sukarela membantu hewan-hewan terlantar dan mengumpulkan uang untuk
anak-anak di Afrika.
Bahkan Jordan
Worth berasal dari "keluarga yang penuh cinta dan dukungan".
Jordan Worth
juga telah memperoleh Gelar Honours 2: 1 di bidang Seni Rupa dari Universitas
Hertfordshire.
Namun di
balik pintu yang tertutup Jordan Worth menindas Alix Skeel, pacarnya.
Wanita itu
juga dengan kejam menguasai setiap aspek kehidupannya.
Dia melarang
pacarnya beralih dari tempat tidurnya, menahan makanannya, memutuskan pakaian
apa yang bisa dia kenakan, mengisolasi dia dari teman dan keluarga dan bahkan
mengambil alih akun Facebook-nya.
Sungguh
mengerikan!